BNNK Lampung Timur Gelar Workshop Ancaman Narkoba Dengan Menggandeng Insan Media

Lampung Timur, Telisiknews.id – Dalam upaya menekan peredaran dan penggunaan narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur menggelar workshop penguatan kapasitas pada insan media untuk mendukung kota tanggap ancaman narkoba, Senen (28/11/2022).

Guna mendukung kegiatan ini, BNNK lampung timur mengundang sebanyak 20 orang insan pers yang bekerja di wilayah Kabupaten Lampung Timur, Secara substansial, workshop kali ini lebih kepada sosialisi terhadap gerakan implementasi terhadap Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Bacaan Lainnya

Acara workshop tersebut, dibuka langsung oleh Kepala BNNK lampung Timur Raden Gunawan. Adapun narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Dinas Kesbangpol di wakilkan pada sekretaris Rifian Hadi.M.Pd., Praktisi hukum Adi Surya.S.H,Kejari Sukadana di wakili oleh Afina Mariza, SH,MH, Kapolres Lampung Timur yang di wakili KBO Narkoba Ipda.Welly Santana, dari berbagai media yang hadir yakni Radar Lampung, Lampung Pos, Suara keadilan, Mata Rajawali, Faktual, Gerbang Lampura dan Haluan Lampung.

Kepala BNNK Lampung Timur Raden Gunawan mengatakan bahwa P4GN tidak bisa hanya dilakukan oleh pihak BNN semata, tapi perlu dukungan dari media.

“Oleh karena para insan media memiliki peran yang sangat besar, oleh sebab itu tanpa dukungan dari teman-teman media, P4GN akan sia-sia, selain tugas tersebut harus konsisten dan harus berkomitmen dalam segi dukungan, baik moral, dana , fasilitas dan SDM yang lebih di kedepankan adalah kepedulian insan pers untuk ikut berpartisipasi dalam proses edukasi dan pencegahan narkoba,” kata Raden.

Raden Gunawan mengatakan, bahwa narkoba sudah menjadi bagian permasalahan di kehidupan manusia yang arahnya mengancam kehidupan manusia itu sendiri. Sementara terkait dengan kabupaten lampung Timur,Tulang bawang, tulang bawang barat serta Mesuji, secara kewilayahan Kabupaten – kabupaten ini cukup rawan dan harus mendapatkan perhatian, dengan di libatkannya berbagai pihak salah satunya insan pers di harapkan kedepannya dengan saling mendukung senergitas antar pihak, lembaga dan instansi ini di harapkan kedepan kabupaten Lampung Timur akan relatif aman dari peredaran dan penggunaan narkoba setelah mengetahui, memahami serta menyimpulkan bahwa bahaya narkoba sangat dahsyat bagi kehidupan.

“Tapi itu jangan dijadikan acuan, karena hal itu bisa menjadikan kita lengah dan harus ada upaya-upaya untuk mewujudkankan hal tersebut,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesbangpol Lampung Timur melalui sekretaris nya yang biasa di sapa ” bung chevi” mengatakan, peredaran narkoba tidak bisa dideteksi secara manual. Sementara peran dari berbagai pihak khusus dari insan pers harus mempunyai peran dalam pencegahan peredaran narkoba dengan menyediakan sarana melalui media baik media cetak, elektronik atau pemberitaan melalui media online untuk menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba.

Sementara praktisi hukum (Peradi lampung Timur) Adi Surya mengatakan, bahwa sebagai praktisi hukum yang memiliki peran yaitu mendampingi dalam profesi sebagai pendampingan hukum dan menyampaikan informasi, terkait hal yang di anggap merupakan salah satu bentuk prilaku yang melanggar dari ketentuan hukum yang berlaku.

“Selaku advokat, dia memberikan support dengan memberikan informasi pada masyarakat tentang pendampingan hukum dan upaya yang telah dilakukan oleh BNNK Lampung Timur dalam hal penanggulangan narkoba,” ujarnya.

Begitu pun dengan Aparat Penegak hukum (APH) Yakni dari pihak polres Lampung Timur melalui perwakilan kbo Narkoba Ipda.Welly Santana , pihak polres akan selalu bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak pemerintah, insan pers, praktisi hukum dan seluruh stakeholder yang seharusnya selalu berperan untuk membantu para pihak polres Lampung Timur dalam penegakan hukum dan keamanan serta ketertiban di wilayah Lampung Timur bagi para palaku pelanggaran hukum terutama mengenai narkoba.

Selain itu sekretaris Kesbangpol, juga menyampaikan dan mengingatkan bahwa peran media atau pers dalam pemberantasan narkoba memiliki peran yang besar.

“Peran media itu punya kekuatan untuk menyampaikan edukasi, informasi tentang bahaya narkoba dan jika di ikuti oleh kemampuan dan kecakapan,bisa saja di libatkannya dalam membongkar jaringan narkoba,” kata Chevy.

Acara Workshop BNNK Lampung Timur Bersama puluhan insan pers ditutup, dengan rencana pemberian piagam penghargaan secara simbolis kepada awak media. (Rmt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *