Dampak dari Mosi tak Percaya, Pihak Terkait Diharapkan Memantau dan Memeriksa Peratin Mekarjaya

Lampung Barat, Telisiknews.id – Peratin (kepala desa/red), Mekar Jaya Kecamatan Gedung Surian Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Dede Suherly, yang baru hitungan bulan menjabat itu dianggap kerap ambil keputusan sendiri tanpa koordinasi dengan pihak preangkat dan aparatnya.

Indikasi tersebut terbukti dengan banyaknya sikap yang tidak transparan terhadap masyarakat, seperti pada tanggal 12 Agustus 2022 lalu dia telah mengangkat sejumlah kepala pemangku berdasarkan Surat Keputusan (SK) peratin dan tanpa rekomendasi dari pihak kecamatan setempat.

Bacaan Lainnya

Lalu merekayasa surat pengunduran diri untuk pemangku lama, yang hingga saat ini tidak ditandatangani yang bersangkutan.

Dan karena hal tersebut, mulai mencuat di publik dia kembali membuat keputusan tanpa koordinasi dengan yang aparat dan perangkat serta lembaga yang seharusnya tempat dia koordinasi seperti, Lembaga Himpun Pemekonan (LHP) dan Kaur Pemerintahan di Pekon (desa/red) tersebut. Dan hal tersebut diakui oleh Ketua LHP Chandi dan Kaur Pemerintahan Mekar Jaya Riman Hidayat.

Keputusan yang baru kembali dilakukan Peratin yang terkesan merasa pintar dan bijak sendiri tersebut, dengan mengedarkan pengumuman rekrutmen Kepala Pemangku dan akan melakukan tes untuk bakal calon kepala pemangku, lagi – lagi keputusan tersebut tidak koordinasi dan transparan dengan aparat dan perangkatnya. Seperti LHP dan Kaur Pemerintahn.

Ironisnya, keputusan peratin tersebut terkesan berubah ubah berawal dari penjaringan untuk 9 pemangku, lalu berubah menjadi keseluruhan 13 pemangku karena menuai protes dari warganya.

Kendati seperti itu dia tetap melakukan hal yang janggal diantaranya, pemangku yang telah diangkat dengan Surat keputusan (SK) Peratin secara otomatis masuk dalam bakal calon.

Selain itu, kepanitiaan penjaringan dan yang akan melakukan tes bakal calon kepala pemangku itu juga tak jelas dan tidak dilakukan dengan tran sparan.

“Wajar kalau warga meragukan keputusan yang berubah-ubah seperti itu, apalagi semua keputusan itu sama sekali tidak tran sparan, dan tanpa melalu musyawarah dengan orang-orang yang seharusnya dilibatkan,” ungkap salah satu Tokoh Masyarakat saat dikonfirmasi telisiknews Selasa (18/10/2022).

Untuk itu Tokoh tersebut berharap,
dengan keputusan peratin seperti itu tolong pihak terkait agar memantau dan memeriksa Peratin Mekar Jaya, ini ada dampak mosi tidak percaya terhadap peratin,” ucapnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *