Di Pura Mekar Ada Proyek Siluman, Anggota Lembaga KP3 Angkat Bicara

Lampung Barat, Telisiknews.id – Proses pengerjaan jalan di Pekon Pura Mekar Kecamatan Gedung Surian Kabupaten Lampung Barat (Lambar), terkesan asal jadi dan tanpa papan informasi.

Akibatnya, warga sekitar tidak mengetahui asal muasal serta nilai proyek siluman tersebut.

Bacaan Lainnya

Mananggapi hal tersebut Budi Anggota lembaga KP3, Selasa (06/09/2022) angkat bicara.

Menurut Budi, pekerjaan jalan lingkungan Pekon Pura Mekar tersebut dengan adanya pekerjaan yang terkesan asaljasi itu, pelaksana diduga sengaja tidak mamasang papan informasi, di lokasi pekerjaan supaya bebas melakukan aksinya.

Ditambahkanya, setiap proyek dimanapun itu berada baik itu proyek dari pemerintah maupun suwasta, harus jelas informasinya sehingga masyarakat pengguna hasil pekerjaan itu bisa mengetahuinya.

Dia juga mengatakan proyek harus transparan jangan seolah olah pekerjaan itu ada yang ditutupi supaya masyarakat tidak mengetahui asal usul dan besaran nilai proyek itu, dengan kondisi seperti itu pelaksana pekerjaan telah melanggar aturan pemerintah yang telah dituangkan dalam Undang-Undang no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Menurut budi , meskipun pekerjaan itu dari Anggaran Desa harus dilengkapi dengan papan nama proyek sebagai identitas pekerjaan itu. Kami kawatir adanya anggara terjadi tumpang tindi kelokasi seperti Anggaran Desa yang dikelola kepala Desa itu sendiri, adajuga anggaran APBD Kabupaten Lampung barat yang di laksanakan melalui dinas terkait.

Setiapa pekerjaan yang tidak jelas informasinya dan tidak memiliki papan nama proyek itu namaya proyek siluman dan pekerjaan itu sudah Kangkangi Undang-Undang RI Nomor 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Apalagi acuan spesifikasi pelaksanaan pekerjaan sangat jelas pekerjaan itu tidak sesuai dengan spek

“Dengan tidak adanya plang nama proyek terpasang dilokasi membuat masyarakt sulit untuk mengawasi pekerjaan tersebut, yang bertujuan sebagai bentuk peran serta masyarakat dalam pengawasan penggunaan dan pengelolaan uang rakyat tersebut,” ucapnya.

Sebelum berita di terbitkan dari pihak media dan lembaga belum bisa mengkonfirmasi pihak proyek, dikarnakan tidak ada di lokasi pengerjaan. (rio)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.