Diduga Lari dari Tanggung Jawab, Oknum PNS dan Mantan Peratin Bikin Geram Masyarakat

Lampung Barat,Telisiknews.id -Puluhan Warga Pekon Heniarong Kecamatan Lumbok Seminung Kabupaten Lampung Barat (Lambar), tuntut mantan Peratin Herly dan yang beberapa waktu lalu sempat menunutut pertanggungjawaban seorang oknum PNS yang bertugas di Kabupaten Oku Selatan (Okus) yang diduga telah melakukan penipuan warga terkait pemasangan listrik di pekon tersebut.

Menurut salah seorang warga, mantan peratin bersama oknum PNS yang aktif di Dinas Perhubungan Oku Selatan tersebut, sebelum pemasangan meminta dana sebesar Rp3.5 juta dengan dalih akan memasang KWH PLN di wilayah pekon tersebut.

Bacaan Lainnya

Namun ironisnya, sampai saat ini KWH yang dijanjikan tidak terpasang yang ada justru pemadaman listrik akibat di putuskan oleh pihak PLN Okus.

Sementara, Kepala PLN Oku Selatan Adhi Setiawan menjelaskan bahwa pemutusan itu sengaja dilakukan oleh pihak PLN mengingat, pembayaran bulanan tidak dibayarkan oleh pihak masyarakat Heniarong

“Kami dari pihak PLN tidak tahu menahu yang jelas sejak Februari lalu, bulanan listrik tidak dibayar kalau masyarakat merasa sudah membayar dibayarkan kesiapa, sementara kami
jangankan menerima uang pendaftaran yang senilai 3,5 juta sedangkan bulanan saja kami belum di bayar,” ucap Adhi.

Kendati demikian, kedua orang yang melakukan pemasangan itu hingga saat ini terkesan menghilang dan seakan lari dari tanggungjawab.

“Sekarang dua orang itu hilang dan bahkan nomor kami di blok,” ungkap salah seorang warga.

Dengan begitu, warga berencana melaporkan keduanya ke pihak yang berwajib terkait permasalahan tersebut.

Secara terpisah, Peratin Heniarong Madu mengatakan, soal wacana warga melaporkan ke pihak berwajib sementara ini dirinya masih beruoaya untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.

“Benar warga akan melaporkan itu ke polisi tapi sementara ini saya tahan dan saya coba mediasi supaya masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, tapi masalahnya dua orang ini sekarang susah ditemui dan seakan hilang kontak,” kata dia.

Fatalnya lagi, salah seorang dari keduanya yaitu AL adalah oknum PNS aktif, yang seharusnya mengerti etika dan rasa tanggung jawab terhadap kinerjanya.

Dan tidak selayaknya oknum PNS bertindak seperti itu, terhadap masyarakat.

Dan layakkah seorang yang aktif di Dinas Perhubungan, malakukan pemasangan instalasi listrik.

“Dia itu Pegawai PLN apa Dihub, kalau Dishub seharusnya mengatur lalulintas, parkir atau mengurus segala sesuatu yang menyangkut urusan kendaraan bukan mengurus listrik,” kata dia.

Warga berharap, oknum tersebut ditindak tegas sesuai undang undang dan peraturan Aparatur Sipil Negara (ASN). (Budi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.