Diduga Rawan Penyimpangan, Proyek SPAM Kubu Batu Milik PU PR Terkesan Pesawaran Asal – Asalan

Pesawaran, Telisiknews.id – Proyek galian pipa PVC milik PU PR Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, diduga banyak penyimpangan, hal tersebut karena dikerjakan oleh perusahaan yang tidak jelas, Selasa(13/9/2022)

Berdasarkan undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Pengguna Keuangan Negara maupun rekanan yang melaksanakan proyek pemerintah, wajib hukumnya memberikan informasi kepada publik, karena jika kemudian hal itu tidak dilakukan, apapun dalilnya tetap tidak dibenarkan sebab khalayak harus dan wajib tahu.

Bacaan Lainnya

Kalau tidak melaksanakan aturan yang telah menjadi ketetapan bisa ditafsirkan proyek galian pipa milik SPAM PU PR Kabupaten Pesawaran.

Galian tanah timbunan pipa SPAM mulai dari Desa Way Kepahyang , Desa Pasar Baru, Desa Kedondong dan hingga Desa Kububatu,

Ditengarai ada penyimpangan dan kental dugaan praktek korupsi, di beberapa titik galian pipa yang kabarnya milik perusahaan daerah kabupaten pesawaran ternyata ada beberapa aturan yang disinyalir dilanggar oleh PT maupun CV pemenang tender dengan tidak adanya papan informasi proyek yang seharusnya dipampang di dalam aturan sudah dijelaskan bahwasanya pengguna keuangan negara wajib memberikan informasi kepada publik.

“Informasi proyek tidak diberikan dimana, papan informasinya nyatanya itu tidak dipasang oleh pihak rekanan belum lagi sebagian pekerja terlihat tidak menggunakan alat safety atau keamanan,” ujarnya.

Hal itu disampaikan Mahmuddin sebagai masyarakat Desa Kububatu, saat di temui di lokasi proyek.

Saat dimintai tanggapan terkait banyaknya dugaan penyimpangan dalam pengerjaan proyek PDAM mengatakan, “aturan dan prosedur proyek yang dibiayai dari pemerintah otomatis adalah uang rakyat maka perlu adanya keterbukaan informasi kepada publik, sebagaimana amanat undang-undang nomor 14 tahun 2008 akan tetapi proyek galian pipa PDAM ini tidak ada papan proyek tentang kedalaman galian diduga tidak sesuai bestek belum lagi masalah safety, untuk bekerja proyek pemerintah harus ada jaminan keselamatan untuk para pekerja Ini mesti jadi perhatian pihak dinas terkait jangan sampai ada kesan pembiaran.

Menurut Mahmuddin saat dikonfirmasi di lokasi proyek di desa Pasar Baru dirinya sangat menyayangkan sebab, pelaksanaan dan pengerjaanya sangat amburadul dibeberapa titik pekerjaan proyek Kedalamannya harus diawasi, karna galianya sangat dangkal apalagi di lokasi proyek sangat sulit mencari konsultan untuk diminta keterangannya, dalam hal ini
tugas dari pihak PU PR Kabupaten Pesawaran untuk dapat menjelaskan sumber keuangan dari mana nilainya berapa dan apakah Pipa yang digunakan oleh pihak rekanan sudah Sesuai Standar SPAM selain itu, penambahan (SR) saluran rumah yang di kerjakan saat ini apakah debit air nya akan mencukupi mengaliri pengguna SR yang baru sedangkan proyek ini tidak di dukung oleh saluran air yang baru tapi menyambung dari saluran yang lama.

“Pertanyaanya, selama ini masyarakat mengeluhkan Air PDAM banyak yang tidak keluar bahkan terkadang Airnya keruh tidak layak konsumsi jadi dalam hal ini saya sangat mengharapkan keterangan dari pihak rekanan, ataupun dari dinas terkait dari tiga titik proyek SPAM yang di kerjakan oleh masing – masing rekanan tidak ada satupun baik konsultan atau pengawasan dari pihak Dinas,” Pungkasnya.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.