Diduga Terjepit Saat Memanah Ikan di Danau Ranau, Seorang Pria Meninggal Dunia

Lampung Barat,Telisiknews.id – Menyelam saat memanah ikan di Danau Ranau Lumbok Seminung warga asal Pekon Jagaraga Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat (Lambar), meninggal dunia diduga akibat pada terjepit keramba ikan, Senin (11/07/22).

Keramba milik Solikin tersebut berada sekitar 200 meter dari tepi danau tepatnya di Pekon Kagungan Kecamatan Lumbok Seminung.

Bacaan Lainnya

Menurut Solikin kejadian tersebut sekira jam 11.30 WIB, korban yang akan memanah ikan di tengah danau tepat di dekat keramba ikan miliknya itu.

Korban bernama Samirin 31 Bin Matnur l, saat akan kembali ke pinggir danau korban tersangkut keramba.

Korban berupaya keras untuk menyelamatkan dirinya dari sangkutan keramba, sehingga pekerja yang berada di keramba yang secara kebetulan sedang bekerja memberi makan ikan, bergegas menolong korban.

“Iya saya menolongnya tetapi korban tersangkut bambu penahan keramba dan kepalanya terbentur besi lalu pingsan,” ucap pekerja tersebut.

Melihat Vidio yang berdurasi 30 detik yang sudah beredar di WhatsApp masyarakat ada yang mengatakan terkena sengatan listrik.

Namun, hal tersebut ditampik oleh pemilik keramba.

“Kalou terkena sengatan listrik dan bila ada kabel yang terbuka kemungkinan ikan yang ada di keramba ini mati semua, listrik juga dipasang di kedalaman 35 meter,” ujarnya.

Sesampainya di tepi danau keluarga dan rekan korban shok melihat korban tergeletak di atas perahu atau kapal motor, langsung di bawa ke puskesmas terdekat.

Kepala puskesmas (kapus) Lumbok Seminung Siti Mahdalena mengatakan korban sampai di puskes sekira jam 11.50 WIB dan langsung di lakukan RJP, tapi tidak berhasil karena badan korban sudah kaku dan mata midriasis total dan ada luka tangan sebelah kanan di duga terkena bambu.

Kondisi pasien dengan nadi tidak teraba sekira jam 11.55 WIB dokter menjelaskan, pasien sudah meninggal dunia

“Keluarga korban menangis histeris akibat nyawa korban tidak tertolong, lalu korban di bawa oleh keluarganya kerumah duka,” tandas Mahdalena. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.