H. Romzi Buka Sosialisasi Program Bantuan Sosial Penanganan Dampak Inflansi Daerah Kabupaten OKU Selatan

Oku Selatan,Telisiknews.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, H. Romzi S.E.,M.Si., membuka secara langsung Sosialisasi Program Bantuan Perlindungan Sosial Penanganan Dampak Inflansi Daerah Kabupaten OKU Selatan Tahun 2022, Rabu ( 02/11/2022 ).

“Sekretaris Daerah dalam sambutannya sampaikan, dampak dari kebijakan Pemerintah terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini, sangat mempengaruhi kekuatan Pemerintah, Semakin laju inflansi meningkat maka semakin berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dan menambah jumlah tingkat kemiskinan di Indonesia, inflansi menimbulkan akibat buruk dari sisi aktifitas perekonomian maupun kesejahteraan masyarakat,”jelasnya.

Bacaan Lainnya

“Oleh karena itu Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memperbaiki dan meringankan beban Masyarakat dengan mengeluarkan kebijakan Bantuan Sosial melalui Dana APBN, sehingga dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat, khusunya di OKU Selatan ini,”tegasnya.

“Ada Tiga (3 ) Program bantuan dari Pemerintah dampak inplansi tersebut yaitu, masyarakat tidak mampu yang belum menerima bantuan sama sekali PKH yang telah terdata di data base maka akan di beri bantuan yang pertama, dan Pemerintah melalui Dinas perhubungan memberikan bantuan pada Ojek Online dan lainnya, serta Bagi pelaku UMKM, tiga (3 ) program inilah yang di terima di setiap daerah di Indonesia termaksud OKU Selatan,”ungkapnya.

“Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial melakukan sosialisasi sehingga sama pemahaman agar tidak jadi gejolak sehingga Program ini berjalan dengan baik. Pemerintah meminta pendamping dari Kajari OKU Selatan dalam program bantuan perlindungan sosial dampak Inflansi daerah supaya tidak salah sasaran dalam penyaluran bantuan yang telah terdata, bantuan ini diberikan kepada masyarkat dalam kurun waktu selama 3 bulan diberikan kepada masyarakat,”ungkapnya.

” Diharapkan bantuan ini akan disalurkan sebaik mungkin dan tidak salah sasaran dalam penyaluran bantuan yang terdata dalam data bass, Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat dampak Inflansi tersebut,”terangnya.

“Kadinsos Zulfakar Dhani, S.Sos.
Dalam laporan mengungkapkan,
Undang-undang Nomor. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PKM/07./2022 tentang belanja wajib dalam rangka penanganan dampak Inplasi tahun anggaran 2022, surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor. 500/4825/SJ tahun 202# tentang penggunaan belanja tidak terduga dalam rangka pengendalian Inflansi daerah, dan surat Menteri dalam Negeri nomor 500/2316/IJ tahun 2022 perihal petunjuk tekhnis penggunaan belanja tidak terduga dalam rangka pengembalian Inflansi di daerah,”tegasnya.

Peserta kegiatan sosialisasi tersebut berjumlah 259 orang yang terdiri dari 252 kepala desa dan 7 kelurahan di Kabupaten OKU Selatan, narasumber pada kegiatan Sosialisasi program bantuan perlindungan sosial penanganan dampak Inflasi Daerah Kabupaten OKU Selatan.Kepala Kejaksaan Negeri. DR. Adi Purnama, S.H., M.H. Kepala Seksi Pendata dan Tata Usaha Negara, Hasan Asy’Ari, SH.,M.H. Kepala Seksi Intelijen, Aci Jaya Sarutra, S.H. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Julia Rachman, S.H.
Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, M. Assarofi, S.H. Kepala Dinas Sosial. Zulfakar, S.Sos

” Tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi program bantuan perlindungan sosial penanganan dampak Inflansi daerah adalah untuk perlindungan sosial dalam upaya meningkatkan daya beli masyarakat akibat adanya peningkatan laju inflansi, Dinas Sosial Kabupaten OKU Selatan dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten OKU Selatan yang dalam hal ini melakukan pendampingan dari proses perencanaan hingga penyaluran bantuan kepada seluruh keluarga penerima manfaat,”terangnya.

Bertempat di Aula Pemkab OKU Selatan dan turut dihadiri, Kajari, Para Asisten, Inspektur, Kadinsos, Kepala BPKAD, Kepala Bapenda, Kepala Bappeda Litbang, Kadin PMPD, Kadin Koperindag, Kadin Kominfo, Kadisdukcapil, Kabag Hukum, Kabag Prokopim, Kabag Kesra, Kabag UP, Pimpinan Bank Sumsel Babel, Para Camat, Para Kepala Desa, Para Lurah.(Hendri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *