Hadiri Kuliah Umum Fisip Unila, Ini yang Disampaikan Bupati Lampung Barat

Lampung Barat,Telisiknews.id – Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus, menjadi Narasumber diacara kuliah umum, yang diselenggarakan Fakuktas Ilmu Sosial dan Politik Unerversitas Lampung (Fisip Unila) Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Jumat (22/4/2022).

Acara dihadiri Ratusan Mahasiswa dan mengangkat tema “penanaman dan pengembangan jiwa kepemimpinan bagi mahasiswa.

Parosil menjelaskan dihadapan para mahasiswa, “jiwa kepemimpinan harus tertanam di dalam pikiran dan sanubari. Insya Allah itu akan menjadi sebuah kebanggaan, Kebanggaan untuk diri kita, kebanggaan untuk keluarga, dan juga kebanggan untuk orang lain,” ujarnya.

Proses menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, mesti melalui proses yang cukup panjang dalam pembentukan karakter.

“Proses sebuah kepemimpinan itu seperti apa? Kepemimpinan itu prosesnya ada yang dari internal dalam hal ini keluarga, dan kepimpinan itu juga ada yang terbentuk karakternya dari luar (eksternal) contohnya organisasi,” kata Parosil.

Jiwa seorang pemimpin, lanjut Parosil, harus peka dengan berbagai macam potensi, harus kuat dengan berbagai macam tantangan dan berbagai macam persoalan.

Memang potensi ini akan menjadi sebuah keberkahan, dikala kita mampu mengelolanya dengan baik dan benar.

jiwa seorang pemimpin harus mampu melakukan pemetaan apa yang memang dibutuhkan dalam mewujudkan tujuan.

“Waktu itu sebelum saya terjun mencalonkan diri sebagai bupati, saya diskusi dengan keluarga dan teman-taman terlebih dahulu, Sebelum kita masuk ke politik kita harus melakukan pemetaan terlebih dahulu, apa yang menjadi harapan, keinginan dan harapan masyarakat,” Ucap Parosil.

Hal itu lah yang mendasari Parosil, menjadi seorang kepala daerah dengan mengusung pitu program dan tiga komitmen, yang tujuannya ialah untuk mensejahterakan masyarakat itu sendiri.

Pitu program itu diantaranya peningkatan infrastruktur mantap, penataan kota liwa sebagai kota budaya, semua bisa melanjutkan sekolah, pelayanan masyarakat sehat, mensejahterakan petani, masyarakat berdaya saing dan peningkatan kinerja pelayanan publik, serta peningkatan iman dan taqwa.

“Serta menjadikan Kabuapaten Lampung Barat sebagai kabupaten literasi, konservasi dan tangguh bencana,” ujar parosil.(Reko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.