Inspektorat Lambar Minta Bupati dan DPMD Beri Sanksi dan Teguran Kepada Nandang Romadona

Lampung Barat,Telisiknews.id – Terkait hasil pemeriksaan dan evaluasi soal permasalahan perseteruan antara Ida Wati Arafat dan Peratin Cipta Mulya Nandang Romadona, Inspektorat Kabupaten Lampung Barat (Lambar), telah melakukan Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) atas dugaan pemberhentian Ida Wati Arafat selaku Kasi Pemerintahan Pekon Cipta Mulya Kecamatan Kebun Tahun 2022 yang tidak sesuai dengan ketentuan sehingga disimpulkan,

Pemberhentian Ida Wati Arafat, Selaku Kasi Pemerintahan Pekon
Cipta Mulya Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat yang
dilakukan oleh Nandang Romadona, selaku Peratin Cipta Mulya, tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 5 ayat (2) ayat (5) dan ayat (6) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2017, tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang, pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, dalam keputusan tersebut Nandang Romadona selaku Peratin Cipta Mulya Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat tersebut, bertentangan dengan undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Juncto Pasal 40 ayat (4) huruf (d) dan (h) Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Barat Nomor 12, Tahun 2021 tentang Pemerintahan Pekon.

Selanjutnya, Inspektorat Kabupaten Lampung Barat merekomendasikan kepada Bupati Lampung Barat agar,
memerintahkan kepada Nandang Romadona, selaku Peratin Cipta
Mulya, Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat untuk
menerbitkan keputusan Peratin tentang Pencabutan pemberhentian Ida Wati Arafat, selaku Kasi Pemerintahan Pekon Cipta Mulya Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat yang tidak sesuai dengan ketentuan tata cara pemberhentian Perangkat Pekon; dan menerbitkan keputusan Peratin tentang Pengangkatan kembali Ida Wati Arafat, selaku Kasi Pemerintahan pada Pekon Cipta Mulya, Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat sesuai dengan ketentuan tata cara pengangkatan Perangkat Pekon.

Dalam surat keputusan hasil pemeriksaan itu, Inspektorat juga meminta kepada Bupati, memerintahkan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan
Pekon (DPMP) Kabupaten Lampung Barat untuk melaksanakan proses
administrasi, pengenaan sanksi administratif berupa teguran tertulis
kepada Nandang Romadona, selaku Peratin Cipta Mulya Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung; serta melakukan, pembinaan dan fasilitasi penyelesaian permasalahan atas pemberhentian dan pengangkatan kembali Ida Wati Arafat, selaku Kasi
Pemerintahan pada Pekon Cipta Mulya, Kecamatan Kebun Tebu
Kabupaten Lampung Barat.

Inspektorat bjuga meminta Bupati, memerintahkan kepada Camat Kebun Tebu untuk memberikan petunjuk,
bimbingan, pembinaan dan fasilitasi penyelesaian permasalahan atas
pemberhentian dan pengangkatan kembali selaku Kasi Pemerintahan pada Pekon Cipta Mulya, Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat.

“Semua itu sudah tertuang dalam keputusan berdasarkan hasil pemeriksaan pihak inspektorat pasca melakukan pemanggilan terhadap sejumlah orang yang terkesan terlibat,” ujar Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) Puguh.

Ditambahkanya, saat ini tinggal menunggu keputusan bupati sesuai dengan hasil pemeriksaan.

“Saat ini kita menunggu tindakan bupati sesuai dengan surat keputusan,” tandasnya.

Secara terpisah, Ida Wati Arafat juga meminta kepada Nandang Romadona selain menjalani sanksi sesuai keputusan pihak inspektorat, dirinya juga membersihkan nama baiknya didepan publik, serta meminta maaf kepada saya didepan publik.

“Karena dengan adanya diberhentikan itu  pestinya publik beranggapan bahwa saya sudah melakukan kesalahan besar, sehingga dipecat. Saya minta peratin itu membersihkan nama baik saya didapan publik dan melakukan permintaan maaf kepada saya didepan publik,” pungkas (Ida (san)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.