Jangan Biasakan Mengcopy di Warung Kopi, Jika Merasa Wartawan Sejati

Ahsannuri: Pemimpin Redaksi Telisiknews.id

Lampung Barat,Telisiknews.id  – Profesi jurnalis adalah sebuah profesi yang mulia, dimana tugasnya mengisi kebutuhan publik serperti, memberi informasi tentang sewatu pristiwa, dan secara tidak langsung memberi wawasan dan mendidik publik, menghibur masyarakat dengan berbagai informasi yang unik dan menghibur, serta kontrol sosial.

Bacaan Lainnya

Sebagai sarana wartawan dalam menginformasikan beritanya, iyalah melalui media dimana dirinya bergabung.

Saat ini, media yang terkesan mudah dalam mempublikasikan informasi yang diperoleh wartawan adalah media online, sehingga dalam hitungan detik karya tulis jurnalis dapat menyebar dan dibaca oleh publik.

Kendati demikian, jangan jadikan kemudahan tekhnologi untuk tidak lagi bekerja sebagai wartawan profesional.

Sebab, dengan tergabung di media online, terkesan mudah bagi wartawan untuk mendapatkan berita bahkan, sembari ngopi di warung kopi, tangan aktif mencopy berita yang di share oleh media lain. Ini namanya “Plagiat”, kecuali seizin pemiliknya dan itupun diupayakan mengambil “Angle” atau sudut pandang yang berbeda.

Sementara, karya seorang jurnalis memiliki hak cipta dan hak paten dan jika anda mencopy berita tanpa seizin pemiliknya, dan itu melanggar aturan sebab, karya seorang jurnalis baik foto, atau berita itu memiliki hak cipta dan seorang jurnalis sejati tentunya tidak akan melakukan hal itu.

Jika ada seorang jurnalis yang melakukan hal tersebut, berarti dapat dikatakan dia adalah wartawan “abal-abal” sebab, tidak mudah mendapatkan berita, harus terjun ke lapangan untuk meliput, melakukan cek and ricek, dengan tetap mengutanakan kode etik jurnalistik.

Sebagai jurnalis yang profesional dia akan dicari karena tulisanya (beritanya), bukan karena rajin silaturrahmi tanpa kreasi.

Ingat..!! “Jangan ngaku wartawan kalau gak bisa buat berita” gak mudah jadi wartawan sebab semua ada aturanya seperti, etika konfirmasi, etika pengambilan gambar, dan etika penulisan berita.

Betul…!! kebebasan pers diatur Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999.

Sayangnya, dengan ketidak profesionalan wartawan itu sendiri justru terkesan menodai undang undang tersebut. (**).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.