Kapolres Simalungun Pastikan tidak ada Pungli di Event Asia APRC

Simalungun,Telisiknews.id – Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung SH SIK MH., pastikan tidak ada pungli pada Event Asia Pacific Rally Championship (APRC), dengan mempertemukan Pemuda Sosor Saba dengan dengan panitia Rally.

Hal itu disampaikan Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung, menanggapi tentang adanya pemberitaan yang menginformasikan adanya pungutan liar (pungli), yang dilakukan Pemuda Sosor Saba saat Crew Rally menurunkan barang Inventaris di Terminal Sosor Saba Parapat dengan meminta bayaran sebesar Rp22 juta, melalui Kasihumas Aiptu Surya Darma, Rabu (21/09/2022).

Bacaan Lainnya

Perwakilan pemuda Sosor Saba Parapat Lincol Gurning mengatakan bahwa, “Kami dari pihak pemuda sekitaran Terminal Sosor Saba, tidak pernah melarang Crew lapangan panitia APRC untuk menurunkan barang inventaris keperluan Event Kejuaraan Internasional APRC, dari atas truk anggkutan yang dipusatkan di Terminal Sosor Saba Parapat. Apalagi meminta uang kepada panitia atau melakukuan pungli seperti pemberitaan yang telah beredar,” kata Lincol Gurning.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan oleh Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung di Mako Polsek Parapat Resor Simalungun Jalan Sisingamangaraja Parapat, Tiga Raja, Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Selasa (20/09/2022) sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung, telah mempertemukan Ketua Panitia APRC dengan Para Pemuda Sosor Saba Parapat guna memastikan informasi adanya tindakan pungli di Terminal Sosor Saba Parapat.

AKBP Ronald mengatakan, kegiatan pertemuan ini dalam rangka menyikapi dan merespon tentang adanya pemberitaan dibeberapa media online dengan judul adanya dugaan pungli ataupun pemerasan yang dilakukan oleh pemuda diseputaran Sosor Saba kepada panitia penyelenggara APRC) yang akan berlangsung selama tiga hari ,yaitu: hari Jumat sampai dengan Minggu.

Setelah dilakukannya pertemuan ini, dapat saya klarifikasi dan saya sampaikan bahwa tidak ada pungli, tidak ada pemalakan dan tidak ada pemaksaan dari kawan-kawan pemuda di Terminal Sosor Saba Parapat, terkait dengan berita-berita yang telah beredar di beberapa media online.

“Memang benar ada masyarakat atau pemuda di Terminal Sosor Saba meminta dengan menyampaikan kepada pihak penyelenggara agar dalam kegiatan Event Rally ini, pemuda di Terminal Sosor saba dapat dimanfaatkan ataupun dipergunakan tenaganya untuk membantu kegiatan-kegiatan selama Event ini berlangsung, dan itu sudah direspon oleh panitia pelaksana Event Rally Danau Toba ini,” ungkap Kapolres Simalungun AKBP Ronald.

Kata Ronald, memang di satu sisi pihak panitia membutuhkan tenaga yang tentu bisa mempergunakan masyarakat di seputaran Terminal Sosor Saba 0arapat untuk bisa membantu seperti membantu pelaksana kebersihan, membantu pemasangan tenda ataupun menjaga keamanan seperti jaga malam ataupun sebagainya dan itu merupakan hal yang wajar.

“Tadi kita sudah kita selesaikan dan luruskan bahwa tidak ada Pungli atau pemalakan seperti yang diberitakan di media. Justru pemuda di sekitaran Sosor Saba mendukung sepenuhnya terselenggaranya Event APRC, dan akan semaksimal mungkin membantu dan mensukseskan kegiatan ini sehingga semua pengunjung, semua wisatawan dan terlebih seluruh peserta Rally bisa aman, nyaman dan tenang selama melaksanakan kegiatan Rally ini.

“Dan kita ketahui bahwa sudah ada tim yang mendahului masuk di Parapat ini. Untuk itu situasi yang kondusif tentu harus kita ciptakan dan jaga bersama agar tidak ada kesan-kesan yang tidak baik di wilayah Parapat ini,” Kata Ronald, kepada masyarakat diingatkan kembali bahwa Danau Toba ini merupakan kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

“Untuk itu kita sangat berharap kepada seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama, mendukung pemerintah yang sudah banyak menggelontorkan dana serta kegiatan-kegiatan untuk mempercantik, memperindah kawasan Danau Toba ini,” ucapnya.

“Tentu dampaknya nanti dan manfaatnya dari ini semua kembali kepada masyarakat yang ada di Parapat ini. Tentu saja itu semua sudah dirasakan oleh masyarakat. Maka untuk itu kami minta kepada kita semua khususnya masyarakat di Kecamatan Sipangan Bolon untuk dapat bersama-sama mendukung pemerintah untuk menjadikan Danau Toba sebagai Destinasi Super Prioritas, sehingga di masa mendatang semakin banyak wisatawan yang akan datang baik dari domestik maupun internasional,” ujar Kapolres.

Sementara itu Lincol Gurning perwakilan pemuda di sekitaran Terminal Sosor Saba, membenarkan apa yang disampaikan oleh Kapolres Simalungun dan mengucapkan terimakasih kepada pihak Kepolisian Resor Simalungun yang sudah mau membantu meluruskan permasalahan ini.

“Kami tidak pernah dikonfirmasi terkait apa yang sudah diberitakan seperti Panitia APRC dipalak 22 juta oleh pemuda Terminal Sosor Saba. Kami tidak pernah melakukan itu, yang benar adalah kami bermohon kepada panitia agar diperdayakan dalam pelaksanaan Event Rally ini dan itu sudah ditanggapi sebelumnya”, tandas Lincol Gurning. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.