Kejari Oku Selatan Gelar Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Umum dan Khusus

Oku Selatan, Telisiknews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Selatan melakukan Pemusnahan Barang Bukti (BB) Perkara Tindak Pidana Umum yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (Inkracht) pada Kejaksaan Negeri OKU Selatan, dihalaman kantor Kejari. Selasa (1-11-2022).

Dalam pemusnahan BB itu sendiri dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Dr. Adi Purnama, SH., MH, didampingi para Kasi dikejari, serta dihadiri oleh Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo, B. Commerce serta OPD lainnya.

Bacaan Lainnya

“Dalam kesempatan itu Kepala Kejaksaan Negeri Dr. Adi Purnama, SH., MH menyampaikan bahwa pemusnahan BB terhadap perkara umum ini selama priode Januari – Oktober 2022, jika melihat grafik Tahun 2022 tidak lepas dari Justis yang dilakukan oleh Polri, Kejaksaan,”tegasnya.

“Untuk pemusnahan BB ini sendiri perkara tertinggi didominasi oleh Perkara Narkotika yang melebihi dari kasus lainnya,” ucapnya.

“Ada pun uraian kasus ini sendiri diantaranya, tindak pidana Narkotika 75 perkara, Pencurian 59 Perkara, Kekerasan terhadap anak 42 perkara, Penganianayaan 16 perkara, Pembunuhan 6, Penipuan 2 Perkara, KDRT 2 Perkara, Pemerkosaan terhadap Dewasa 2 Perkara, Kepemilikan Senpi 1 perkara, Ganja 114 gram dan lainnya, dari beberapa item itu sendiri, terdapat BB sebanyak 217 Perkara yang kita musnahkan,”jelasnya.

Sejauh ini, lanjutnya, setiap Kabupaten retingnya tertinggi adalah kasus Narkotika, sedangkan di OKU Selatan didominasi pemakai yang dipasok dari daerah luar.

Dengan terlaksananya Pemusnahan BB ini agar Kabupaten OKUS ini dapat mengurangi tindak kriminal, karena tentu kita semua tahu bahwa tindakan melanggar hukum sangat lah tidak bagus.

“Untuk mencegah itu, sudah kami tegaskan ke Intelijen agar sosialisasikan bahayanya melanggar hukum, menggunakan Narkotika baik sosialisasi disekolah dan desa,” ucapnya.

“Karena efek dari pemakaian Narkotika ini sangat besar dampaknya, bahkan dapat merusak disemua leading sektor yang berlangsung, maka untuk itu kami sampaikan kepada masyarakat OKU Selatan agar tidak mengkonsumsi barang haram itu dan jangan menlanggar hukum lainnya,” imbuh Adi.

“Sementara itu, Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo, B. Commerce menyampaikan bahwa tentu ini menjadi refleksi kita bersama dan menjadi perhatian kita bersama dalam mencegah terjadinya penyebarluasan Narkotika ini,”tegasnya.

“Pelaku maupun korban menjadi potensi market bagi pelaku luar daerah untuk menjajakan narkotika itu dalam penyebarluasan Narkotika di OKU Selatan, ini tentu menjadi perhatian kita semua,” ucapnya.

“Mudah-mudahan kedepan akan mampu mencegah Narkotika itu sendiri, karena kita tahu bahwa dari efek mengkonsumsi narkotika itu sangat besar efeknya,”terangnya.

“Semoga dengan adanya pemusnahan BB ini masyarakat akan paham bahayanya narkotika sehingga bagi yang belum jangan pernah mencoba untuk mengkonsumsi narkotika ini,” harapnya. (Hendri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *