Kepalou Tiyuh dan Sekretaris Ditetapkan Sebagai Tersangka Pelaku Korupsi Dana APBT Tiyuh Panaragan Tubaba

Tubaba,Telisiknews.id – Kejaksaan Negri Tulang Bawang Barat (Kejari Tubaba) menetapan dua tersangka tindak pidana khusus, dalam dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan serta penyimpangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh/Desa (APBT), Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah TA. 2021

Pada hari Rabu tanggal 15 Juni 2022 sekira pukul 17.30 Wib bertempat di Kantor Kejari Tulang Bawang. Tim Penyidik pada bidang Tindak Pidana Khusus (Tipisus) Kejaksaan Negeri Tulang Bawang telah melakukan penetapan Tersangka Atas Nama Fajar Ahmad Ependi (40), selaku Kepala Tiyuh Panaragan dan Tersangka Atas Nama Endi (29) selaku Sekertaris Tiyuh Panaragan, dalam ugaan Tindak Pidana Korupsi penyalahgunaan dan penyimpangan Anggaran Pedapatan dan Belanja Tiyuh (APBT) Tiyuh Panaragan.

Bacaan Lainnya

Penetapan keduanya didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Nomor : PRINT – 01 /L.8.18 / Fd.1 / 06 / 2022 tanggal 14 Juni 2022 dan Surat Perintah Peyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Nomor : PRINT – 02 / L.8.18 / Fd.1 / 06 / 2022 tanggal 14 Juni 2022 dimana Tersangka Atas Nama Fajar Ahmad Efendi (40) yang merupakan Kepalo Tiyuh Panaragan dan Tersangka Atas Nama Endi (29), yang merupakan Sekertaris Tiyuh Panaragan yang melakukan perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan APBT Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah TUbaba Tahun Anggaran 2021, dengan dugaan nilai kerugian negara kurang lebih sebesar Rp 455.846.175 (empat ratus lima puluh lima juta, delapan ratus empat puluh enam ribu seratus tujuh puluh lima rupiah) atau setidak tidaknya dalam jumlah tersebut.

Bahwa, setelah ditetapkan sebagai Tersangka Atas Nama FAE (40) yang merupakan Kepalo Tiyuh Panaragan dan Tersangka Atas Nama EP (29), yang merupakan Sekertaris Tiyuh Panaragan dilakukan penahanan oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Negeri Tulang Bawang di Rumah Tahanan Negera Polres Menggala, dan di Rumah Tahanan Kelas IIB menggala.
(Reza/*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.