Kurang Viral dengan Pemberitaan Miring, Kini Giliran Antek Dede Suherli bak Jagoan Bikin Heboh

Lampung Barat, Telisiknews.id – Belum saja hilang dari pendengaran soal viralnya Video Peratin (Kades/red) Mekarjaya y Gedungsurian Kabupaten Lampung Barat yang terkesan provokatif dan pelece bhan terhadap karya tulis jurnalis, kali ini antek peratin unik itu yakni oknum dari LSM Lembaga Pemerhati Nasional Indonesia Membangun (LP Nasdem), kembali membuat ulah dengan melontarkan kata-kata Anj*ng kepada para wartawan yang menulis pemberitaan di Pekon Mekarjaya melalui pesan singkat kepada salah satu wartawan dari Investasi 86.

Sehingga tak ayal, perkataan itu menuai kecaman dari berbagai pihak seperti sejumlah media, Organesasi Pers dan sejumlah lembaga serta Organisasi Masyarakat (Ormas).

Bacaan Lainnya

Menurut Sejumlah Insan Pers, LSM dan Ormas, ujaran yang membuat ketersinggungan terlebih kepada orang banyak, bukan tak mungkin akan menjadi Boomerang bagi si terduga pelaku.

Apalagi, wartawan yang mendapat pesan singkat dari yang bersangkutan tersebut, berwacana akan melaporkan hal itu ke pihak berwajib pastinya, hal itu akan berhadapan dengan hukum dan itu harus dipertanggungjawabkan oleh Oknum LSM yang bernama Budiman tersebut.

Yang jadi pertanyaan apa hubungan Dede Suherli dengan Budiman, apakah Budiman ada keterkaitannya dengan semua dugaan – dugaan permasalahan yang ada di Mekarjaya tersebut.

Dan apakah Budiman dalang dari permainan peratin yang belum cukup setahun menjabat, dan kini mulai banyak menuai kritikan bahkan protes dari warganya sendiri tersebut.

Menanggapi hal itu, Pemimpin Redaksinya (Pemred) Media Online Telisiknews.id Ahsannuri mangatakan semua permasalahan yang ada di Pekon Mekarjaya seperti, carut-marutnya kepemimpinan yang menuai banyak protes dari warganya, hingga soal kepala pemangku yang tak digaji sampai video viral, serta antek Dede Suherli yang coba buat onar, akan di koordinasikan dengan pihak-pihak yang berkewenangan seperti, Dinas Pembedayaan Masyarakat Pekon (DPMP) pihak Inspektorat Lampung Barat bahkan pihak aparat penegak hukum.

“Kami akan terus melakukan investasi terkait semua permasalahan yang ada di Mekarjaya tersebut, sampai peratin dan antek-anteknya menikmati proses hukum, karena ini sudah terkesan keterlaluan dengan mengumbar video terkesan melecehkan sampai berani melontarkan kalimat tak beretika,” kata pria yang akrab disapa Hasan tersebut.

Hasan berharap, kepada pihak Dinas yang berkewenangan serta, pihak yang berwajib untuk melakukan proses sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku, terkait semua permasalahan yang dilakukan oleh Dede Suherli maupun Budiman Oknum Anggota LSM itu.

Beberapa waktu lalu, pihak Inspektorat Lampung Barat yaitu pihak Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) Puguh Sugandi mengatakan, pihaknya terus mempelajari permasalahan – permasalahan yang ada di Mekarjaya tersebut.

“Semua Informasi ini akan kita pelajari dan telusuri,” ucap puguh.

Kendati pihak kecamatan telah menegur, sang peratin akibat video yang yang terkesan melecehkan karya tulis jurnalis sesuai pesan singkat yang disampaikan Camat Gedung Surian Tati Sulastri Via whatsapp kepada Ketua PWI Lampung Barat Rifa’i Arif beberpa waktu lalu.

Namun lebih lanjut Hasan menambahkan, tak cukup hanya teguran dari pihak Kecamatan kecuali Peratin menyampaikan permintaan maaf dengan keteledoranya menyebarkan video yang diduga pelecehan itu, semua proses hukum harus dijalani karena sema ada undang – undang yang mengaturnya.

Hal tersebut sesuai permintaan Ketua Aliansi Jurnalis On-line Indonesia (AJOI) Frans Morro, dalam memberi tanggapan terkait beredarnya video yang diduga memprovokasi dan melecehkan tersebut.

“Dia harus bertanggungjawab dan meminta maaf karena hal itu tidak pantas dilakukan oleh seorang peratin,” ucap pria yang akrab disapa Uda Frans itu. (*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *