Lima Terdakwa Kasus Ilegal Loging Diserahkan ke Kejari Lambar

Lampung Barat Telisiknews.id – Kejaksaan Negeri Lampung Barat (Lambar), menerima penyerahan lima terdakwa kasus ilegal logging, beserta barak bukti oleh Polres setempat dan telah memasuki tahap II penyidikan, di Kantor Kejari Lambar, Rabu (18/5/2022)

Kelima terdakwa adalah Sucipto bin Rahmat, Endang Widadi alias Kentus bin Kusmadi, Irvan Christian bin Ujang, Galuh Gagah Putra Pratama bin Roni dan Supriadi bin Musripin yabg berbeda lokasi.

Bacaan Lainnya

Kronologis kejadian berawal pada hari Selasa (22/3/2022) malam telah terjadi dugaan tindak pidana “Ilegal Logging” di Pekon Sinar Luas Kecamatan Kebun Tebu Lambar, yang dilakukan oleh para terlapor dengan cara mengangkut kayu hasil penebangan dalam kawasan hutan lindung register 39 Kota Agung menggunakan kendaraan Truck Colt Diesel, disangka melanggar Pasal 83 Ayat (1) huruf a Jo Pasal 12 Huruf d UU RI NO. 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo Pasal 55 KUHPidana.

Sedangkan uraian singkat perkara dan pasal yang dilanggar An. terdakwa Supriadi pada Sabtu (19/3/2022) melakukan “Penebangan di Kawasan Hutan” bertempat di Kawasan Hutan Lindung Registee 39 Kabupaten Lampung Barat dan disangkakan melanggar Pasal 82 Ayat (1) huruf c jo. Pasal 12 Huruf c Undang-undang Republik Indonesia No. 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan perusakan Hutan jo Pasal 12 Huruf d Undang-undang Republik Indonesia No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan perusakan Hutan jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana. Dengan BB berupa 19 (sembilan belas) potong kayu bulat jenis Sonokeling berikut 1 (satu) unit mesin Chainsaw merk H&L Pro series warna kuning.

Sementara Tim Penuntut Umum, telah menerima dan melakukan penelitian terhadap Barang Bukti berupa: satu unit kendaraan Light Truck merk MITSUBISHI jenis Cold Diesel, dengan Nopol BE 8420 WS berikut STNK a.n Suprayitno dan 33 (tiga puluh tiga) potongan kayu bulat jenis Sonokeling.

Bahwa berdasarkan Berita Acara Pelaksanaan Perintah Penahanan/ Penahanan Lanjutan (BA-7), terhadap keempat terdakwa untuk dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Klas IIb Krui selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 18 Mei 2022 s/d 06 Juni 2022. (Ind)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.