MoU Green Campus STIT Darul Huda dengan Atlas Indonesia Lestari Ditandatangani

Oku Selatan,Telisiknews id – Lingkungan yang asri selalu diidamkan oleh semua orang, oleh karena itu berbicara lingkungan maka tidak terlepas terhadap perubahan prilaku dan gaya hidup sehat.

Permasalahan lingkungan, merupakan isu Nasional bahkan isu Internasional.  Perubahan lingkungan yang tidak menentu yang menyebabkan perubahan iklim secara global.

Bacaan Lainnya

Berbicara perubahan terhadap fenomena lingkungan dewasa ini, semakin menjadi kesadaran publik. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya diskusi publik tentang masalah lingkungan hidup, aktivis lingkungan, perjanjian antar negara dan peraturan untuk meredam kerusakan yang ada.

Selain itu masalah lingkungan dan upaya pengelolaannya menjadi semakin kompleks, mencakup berbagai aspek yang sangat luas, sementara pemahaman manusia terhadap lingkungan hidup masih sangat kurang.

Masalah lingkungan merupakan masalah bersama yang membutuhkan sinergi semua elemen masyarakat, termasuk didalamnya adalah civitas akademika STIT Darul Huda Muara Dua, Civitas Akademika Perguruan Tinggii adalah potensi besar dalam membangun pengelolaan lingkungan kampus  yang integrated, comprehensive dan sustainable.

Karena itu perlu dikembangkan sebuah konsep yang bisa menyatukan semua elemen dalam sebuah sistem pengelolaan lingkungan, dari sistem ini diharapkan bisa membangun kesadaran tentang pentingnya sebuah pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Salah satu konsep yang dikembangkan adalah kampus hijau, Ketua Umum Atlas Indonesia Lestari Hardianto, S.Pd, ketika di temui awak media di STIT Darul Huda Muaradua Ju’mat (16/09/2022), menyampaikan, bahwa program ini merupakan upaya yang dilakukan dalam menumbuhkan kepedulian dan pelestarian terhadap hidup yang berkelanjutan adalah dengan membentuk kampus hijau. Kampus Hijau (Green Campus), dalam konteks pelastarian lingkungan bukan hanya suatu lingkungan kampus yang dipenuhi dengan pepohonan yang hijau.

“Kampus Hijau (Green Campus) adalah sejauhmana warga kampus dapat memanfaatkan sumberdaya yang ada dilingkungan kampus secara efektif dan efesien misalnya dalam pemanfaatan kertas (paper less), alat tulis menulis, penggunaan listrik, air, lahan, pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sehugungan dengan hal tersebut, dilakukan kegiatan penandatanganan MoU antara STIT Dar Huda Muaradua dengan Atlas Indonesia Lestari dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon unggul dan produktif di lingkungan kampus STIT Darul Huda Muara Dua.

Penanaman pohon secara simbolis dalam kegiatan ini dikuti oleh  segenap civitas akademika, mahasiswa baru, perwakilan dari Kapolres OKUS, Kepala Kantor Kementrian Agama OKUS, Bank Syariah Indonesia (BSI), Pimpinan Pondok Pesantren DARUL HUDA dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Rektor STIT Darul Huda Muara Dua Dr. Saiful Umar, S.Pd, M.Si., mengajak semua elemen mulai dari mahasiswa dan civitas akademika untuk ikut berpartisipasi dalam menciptakan kampus hijau Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk motivasi kepada mahasiswa akan prilaku hidup sehat untuk menjaga lingkungan kampus .

“Partisipasi mahasiswa dalam melakukan penanaman ini merupakan bagian dari edukasi lingkungan akademik kampus,” tandasnya.(Any)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.