Pasca Tes Warga 16 Siswa PSHT Ranting Sukau Berwisata di Lumbok Semingung Resort

Exif_JPEG_420

Lampung Barat,Telisiknews.id – Pasca dilakukan tes warga kepada 16 siswa perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Sukau Cabang Lampung Barat (Lambar), gelar acara bakar ikan bersama di kawasan Destinasi Wisata Lumbok Semingung Resort, (21/6/2022).

Salah seorang pelatih tetap para siswa tersebut Junaidi, yang akrab disapa mas Jun mangatakan malam harinya para siswa yang terdiri dari 16 orang siswa privat dan 16 siswa remaja dilakukan tes warga, dimana tes tersebut merupakan tes terakhir bagi para siswa calon warga.

Bacaan Lainnya
“Malam harinya para siswa tersebut, mengikuti tes dari seluruh materi yang dipelajari selama satu tahun dan pagi harinya seluruh siswa dan warga pelatih, berkumpul di tempat wisata guna memberikan contoh akan kental nya ikatan persaudaraan di PSHT selain itu dilakukan sedikit kegiatan pengulangan materi seperti dan senam jurus dialokasi wisata,” ujarnya.

Tujuan berkunjung ke tempat wisata itu, selain refresing setelah mengikuti latihan selama satu tahun, dan juga menciptakan suatu kebersamaan dalam satu ikatan persaudaraan, sesuai dengan nama organisasi PSHT.

Secara terpisah, Ketua Ranting Sukau Ahsannuri menambahkan diharapkan kepada seluruh siswa yang tinggal selangkah lagi akan disahkan menjadi warga PSHT tersebut, untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan serta mengikuti aturan-aturan sesuai ajaran yang ada di PSHT.

“Saya berharap, kepada para siswa untuk terus bersemangat melakukan pembenahan diri, mengembangkan ajaran PSHT, dengan mengutamakan, keimanan kepada Allah SWT, menjunjung tinggi kesopanan adap dan sopan santun kepada siapapun,” tandasnya.

Menurutnya, belajar bela diri di PSHT bukan bertujuan menjadi orang yang hebat dalam berkelahi sehingga ditakuti, tetapi belajar silat di PSHT tujuanya mejadi orang yang bisa beretika, menghargai sesama, menjaga keutuhan persaudaraan serta dapat menjadi suritauladan yang baik bagi keluarga, dan masyarakat.

“Pendekar PSHT adalah kesatria sejati bukan, jagoan yang ditakuti,” pungkasnya. (Reko/San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.