Pembangunan Irigasi Terkesan Asal Jadi, Warga Dono Mulyo Komplain

Lampung Timur, Telisiknews.id – Pembangunan Irigasi di Desa Donomulyo, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur di protes warga setempat, pasalnya irigasi yang dibangun beberapa bulan lalu sudah terlihat banyaknya keretakan dan tabur pada lantai irigasi tersebut, (18/11/2022).

Diketahui dana yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2022 ini, yang salah satunya di peruntukkan membangun irigasi di Desa Donomulyo tersebut, menelan biaya Ratusan juta rupiah sehingga, dengan begitu besar dana yang dikucurkan oleh pemerintah seharusnha dapat memberi manfaat yang cukup besar kepada masyarakat yang memiliki sawah di lokasi yang akan dialiri air oleh irigasi yang dibangun.

Bacaan Lainnya

Namun, irigasi yang satu ini bukannya mendapat apresiasi oleh masyarakat, malah sebaliknya mendapat komplain dari masyarakat yang pada saat itu sedang ingin mencari rumput di sekitar sawah yang sedang dibangun irigasi tersebut pada, Kamis (17/11/2022).

SR warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, “Irigasi ini belum lama dibuat, didepan kita ini sepertinya sudah jadi, kalo di ujung sana masih dibangun tapi kok kerjaannya kek gini ya, itu dindingnya sudah bnyak yang retak dan juga banyak tambelan nya, kalo saya lihat memang semennya sangat tipis belom lagi dasar lantainya itu parah lagi mas, sepertinya lantainya itu cuman di kasih adua’an gitu aja jadi kalo dia dialiri air gini ya hancur,” ungkap warga sembari menunjukan lantai dan dinding irigasi yang rusak.

Masih dikatakan SR, “Pak Lurah kami sudah pernah kesini lihat kerjaan ini, tapi kok Pak Lurah diem aja ya, ga komplain gitu ke pekerjanya, padahal beliau lihat sendiri kerjaan ini kayak asal jadi gitu,” tanya SR.

Setelah mendengarkan keluh masyarakat, media ini mencoba meminta keterangan dari beberapa tukang yang pada saat itu sedang bekerja.

Salah seorang tukang mengatakan, “Kalo kami hanya pekerja pak, jadi ga tau apa-apa, terkait papan informasi kerjaan emang ga ada katanya sedang dibikin, irigasi ini kalo ga salah panjangnya sekitar 450 meter lebih, yang pekerjanya ada 13 sampai 15 orang , pekerjaan ini sudah 75%, kalo kami disuruh buatnya gini ya kami buat gini karna kami hanya pekerja, kalo kami komplain ya kami kena pecat pak,”ungkapnya.

Masih kata tukang, “yang punya kerjaan ini Pak Darma katanya dari Bandar Lampung, bagian lapangannya Pak Amin Sukadana, katanya kalo ada wartawan kesini suruh aja telpon Pak Amin, “pungkasnya.(Tim AWPI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *