Pemberhentian Pemangku Karena Alasan SK, Tokoh Masyarakat Mekarjaya: Dede Suherli Harus Lebih Profesional

Lampung Barat, Telisiknews.id – Mengutip perkataan Peratin Mekarkaya Dede Suherli dalam pemberitaan sebelumnya, “saya berpegang kepada aturan tentang pengangkatan pemangku, pemangku yang di berhentikan itu memang SK nya sudah habis. Harapan saya kedepan masyarakat lebih kompak lagi, untuk membangun Pekon Mekar Jaya lebih maju lagi,” ujar Dede Suherly saat pelaksanaan rembuk pekon yang dihadiri forkopimcam, LHB, aparat pekkn LHP dan masyarakat pada Kamis (20/10/2022)

Menanggapi statemen tersebut, warga setempat yang enggan dipublikasikan namanya mengatakan, pemberhentian pemangku berdasarkan kan SK terkesan tidak sesuai dengan Permendagri Permendagri no 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Bacaan Lainnya

Dimana dalam UU tersebut, dijelaskan
1. Perangkat Desa diberhentikan oleh Kepala Desa setelah berkonsultasi dengan camat.
2. Pemberhentian sementara Perangkat Desa sebagai mana dimaksud pada ayat 1 karena:

a. Ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan
b. Ditetapkan sebagai terdakwa
c. Tertangkap tangan dan ditahan
d. Melanggar larangan sebagai perangkat desa.

Menurutnya, SK yang dianggap sudah tidak berlaku dalam pemberhentian pemangku ada prosedur yang harus dijalani. Seperti pembuatan SK yang diketahui Camat,

“Selama ini apakah ada SK pemberhentian berdasarkan koordinasi dengan camat, jangankan konsultasi dengan camat dengan perangkatnya sendiri saja terkesan tidak ada koordinasi,” katanya.

Dia berharap kepada peratin tersebut, untuk bekerja lebih bijak dan profesional. “Jangan seenaknya saja menetukan keputusan, wajar kalau camat saja sampai menyampaikan rasa malu terkait permasalahan tersebut,” tandasnya. (Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *