Penantang Ali Rahman Mulai Terlihat

Way Kanan, Telisiknews.id – Di pemghujung tahun 2022 ini, hilal pelaksanaan Pilkada Way Kanan yang akan digelar tahun 2024 mendatang mulai nampak,  penantang Ali Rahman yang selama ini malang melintang mulai terlihat, hal itu tersirat dari pulangnya  Drs.Hi.Sulpakar MM, salah datu putra terbaik Way Kanan lainnya ke Kampung Halamannya di Bandar Dalam Kecamatan   Negeri Agung,  yang di balut dengan bhakti sosial berupa sunatan massal terhadap 142

orang anak uamg berasal dari betbagai Kecamatan di Way Kanan.

Bacaan Lainnya

Drs.Hi.Sulpakar MM, yang saat ini menjabat sebagaii Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung serta dioercaya sebagai oenjabat Bupati Mesuji  sensdiri membabtah kakau Bhakti sosial dalam kepulangannya itu ada unsur Politik melainkan sebagai bentuk pengabdian dan ibadah, akan tetapi masyarakat Way Kanan sejak lama mebgetahui kalau mabtan Kadiknas. Way Kanan tersebut, akan kkut berkompetisi pada pesta demokrasi pilkada Way Kansn rahin 2024 yang akan datang.

Istimewanya lagi, sunatan massal tetsebut  dihadiri langsung oleh Biupati Way kanan Hi.Raden Adipati Surya SH.MM, yang bahkan memberikan pujian kepada Pj.Bipatj Mesuji tersebut.

“Perlu bapak ibu sekalian ketahui banyak orang orang hebat di Way Kanan di provinsi Lampung ini, dan  alhamdulilah pak Sulpakar ini mau berbakti dan berbuat untuk Kampung halamnya, beliau begitu peduli kepada masyarakat yang tidak mampu dengan menggelar sunatab  masal secara gratis, dan tentunya ini berkah untuk.kita semua,” ujar Adipati.

Surya dalam acara yang dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Way Kanan Hj Dessy Afriyanti Adipati, Ketua TP-PKK Kabupaten Mesuji Pori Karlia,S.Pd, Tokoh Kecamatan Negeri Agung Marsidi Hasan, Camat Negeri Agung Hepi Haryanto,S.E beserta Forkopimcam, dan Kepala Kampung Se-kecamatan Negeri Agung  tetsebut.

Masih menurut Adipati Surya bahwa Kegiatan sunat masal itu merupakan kegiatan sosial yang  sejalan dan betsinergi  dengan pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam rangka mensejahterakan masyarakat, yang salah satunya bidang keagamaan dan kesehatan, karena Khitan selain kewajiban umat agama Islam, tetapi baik juga untuk kesehatan.

Sulpakar sendiri menerangkan kalau bakti sosial berupa sunatan massal yang Iya gelar itu sebagai bentuk pengabdian dan ibadah, tidak ada muatan politis dan murni keinginan sejak tahun 2009, dari 7 orang sampai saat ini tidak terbatas. Dan menurut data yang masuk Khitan masal hari ini diikuti 142 anak-anak baik dari kecamatan Negeri Agung maupun luar kecamatan.(SEDI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *