Peratin Mekar Jaya Diduga Langgar Pemendagri no 83 Tahun 2015

Lampung Barat, Telisiknews.idDengan mengangkat, sejumlah Kepala Pemangku (kepala dusun/red) berdasarkan Surat Keputusan (SK) Peratin (kepala desa/red) Mekar Jaya Kecamatan Gedung Surian Kabupaten Lampung Barat yang dilakukannya beberapa waktu lalu dan tenpa koordinasi dengan pihak kecamatan setempat, Dede Suherli diduga telah melanggar Isi undang – undang (UU) no 6 tentang desa, Permendagri no 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Dimana dalam UU tersebut, dijelaskan
1. Perangkat Desa diberhentikan oleh Kepala Desa setelah berkonsultasi dengan camat.
2. Pemberhentian sementara Perangkat Desa sebagai mana dimaksud pada ayat 1 karena:

Bacaan Lainnya

a. Ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan
b. Ditetapkan sebagai terdakwa
c. Tertangkap tangan dan ditahan
d. Melanggar larangan sebagai perangkat desa

Hal tersebut dijelaskan oleh Tokoh Masyarakat setempat saat dikonfirmasi tim Telisiknews Rabu (19/10/2022).

“Peraturan tersebut jelas dan ada undang undangnya,” ucap tokoh yang enggan dipublikasikan namanya tersebut.

Selain itu, peratin itu juga telah merekayasa surat pengunduran diri untuk mempercat pergantian perangkat, meski tanpa koordinasi dengan camat setempat.

Kendati begitu para kepala pemangku yang diminta menandatangan itu enggan menantangani, karena merasa tidak mengendurkan diri dan tidak ada ajuan rekomendasi untuk pergantian kepala pemangku ke pihak Kecamatan Gedung Surian.

dan hal itu juga diakui oleh Camat Gedung Surian Agusetiawan.

Untuk itu Tokoh Masyarakat itu berharap, kepada pihak terkait dalam hal ini dinas yang berkewenangan seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) Lambar serta Inspektorat Lambar, untuk melakukan pemeriksaan kepada orang nomor satu yang baru beberapa bulan menjabat di Pekon (desa/red) Mekarjaya itu.

“Demi kelangsungan dan kenyamanan serta kedamaian masyarakat Pekon Mekar Jaya, kami berharap kepada pihak DPMP dan Inspektorat Lambar untuk memeriksa kinerja peratin tersebut,” pungkasnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *