Polres OKU Selatan, Berhasil Ungkap Kasus Motif Penemuan Mayat Di Kebun Jagung

OKU Selatan Telisiknews.id – Wakalpolres Oku selatan kompol Ikhsan Hasrul, S H., M.H. di dampingi Kasat Reskrim AKP Acep Yuli Sahara, S.H. Dan KBO Reskrim IPDA Mirza pimpin Press Release tindak pidana barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, di ancam karena pembunuhan sebagaimana di maksud dalam pasal 338 KUH Pidana bertempat di Mapolres Oku Selatan.

Senin tanggal 08 november 2022 sekira pukul 07:30 Wib di pinggir jalan raya arah ke Desa Tanjung beringin tepatnya di pinggir kebun jagung di Desa Damarpura Kecamatan Buana Pemaca kab. Oku selatan telah terjadi tindak pidana pembunuhan sebagaimana di maksud dalam pasal 338 KUH Pidana.

Bacaan Lainnya

Dengan korban bernama Edi Sukoco bin Maskuryanto (38) tahun pekerjaan wiraswasta alamat Sukamaju Kelurahan Kisau Kecamatan Muaradua Kabupaten Oku Selatan.

Berdasarkan laporan polisi nomor: LP/B/135/XI/2022/SPKT/RESOKUS/POLDASUMSEL, Tanggal 12 November 2022 Atas nama Suprihatin binti Maskuryanto (35) Tahun, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga (IRT), alamat Sukamaju Kelurahan Kisau Muaradua Oku selatan.

Pada hari senin tanggal 14 november 2022 tersangka pembunuhan yang bernama Marwan bin Saroji (37) pekerjaan petani alamat Dusun III Desa Lubar Kecamatan Simpang Kabupaten Oku Selatan menyerahkan diri ke Polsek Simpang, setelah polisi bermediasi dengan keluarga tersangka.

Adapaun barang bukti yang ditemukan adalah 1 helai baju batik lengan pendek warna hijau, 1 helai celana dasar panjang warna hitam, 1 buah jam tangan warna hitam, 1 unit sepeda motor honda supra fit S warna hitam, 1 buah sarung golok/paang yang terbuat dari kayu warna cokelat.

Adapun saksi-saksi Riska Lestari Binti Teguh Santoso, Zulkarnain Bin Mat Ali, Rhobi Bin Ibnu Hajar, Arsyad Alfajri Bin Syarkoni, Syafrudin Bin Sadli.

Berdasarkan pasal, yang dikenakan terhadap tersangka yaitu pasal 338 KUH pidana tentang tindak pidana barang siapa dengan sengaja, merampas nyawa orang lain tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.(Hendri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *