Polsek Balik Bukit dan Petugas TNBBS Lakukan Evakuasi Terkait Dugaan Hewan Ternak Diterkam Harimau

Lampung Barat, Telisiknews.id – Bhabinkamtibmas Polsek Balik bukit Polres Lampung Barat Aipda Deny Irawan bersama petugas TNBBS ( Taman nasional bukit barisan Selatan) dan masyarakat melakukan evakuasi terhadap warga dan hewan ternak di Dusun Cecahan, Way handak Pekon Padang Cahya Kecamatan Balik bukit, Lampung Barat, Rabu (02/11/2022).

Kapolres Lampung Barat Akbp Heri Sugeng priyantho,S.IK,MH melalui Kapolsek Balik bukit Iptu Arnis daely mengatakan bahwa kejadian hewan buas yang diduga harimau memangsa hewan ternak milik warga adalah benar dan kini pihaknya sudah melakukan evakuasi terhadap warga dan hewan ternaknya.

Bacaan Lainnya

Dusun Cecahan yang berada di Kecamatan Balik bukit merupakan lokasi perkebunan kopi dan memiliki jalan yang sulit dikendarai oleh sepeda motor,”jelas Kapolsek.

Sebelumnya telah dilaporkan pada hari Selasa (01/11/2022), bahwa hewan ternak milik seorang warga bernama Jamadi, yaitu satu ekor kambing betina yang beratnya sekitar 50 kilogram dimangsa oleh binatang buas yang diduga harimau.

Karena terdapat jejak kaki binatang buas yang diduga harimau, yang lokasinya tidak jauh dari kandang hewan ternak milik warga.

Selaku Bhabinkamtibmas di Desa binaanya yaitu Pekon Padang Cahya, Aipda Deny dan aparat Pekon (desa) melakukan musyawarah terkait hal tersebut.

Selanjutnya Aipda Deny bersama petugas TNBBS, dan masyarakat melakukan evakuasi terhadap warga berikut hewan ternaknya untuk menghindari binatang buas yang bisa membahayakannya.

Hewan ternak kambing yang berjumlah 8 ekor telah berhasil dievakuasi atau dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan berada disekitar perkampungan warga.

Arnis memberikan himbauan kepada warga yang memiliki hewan ternak kambing maupun lainnya agar berhati-hati dan bisa memindahkan sementara lokasi kandangnya di pemukiman agar lebih aman.

“Sampai dengan saat ini situasi di Cecahan pemangku way handak pekon padang cahya masih aman terkendali,” lanjut Arnis.(Reko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *