Terkesan Asal-Asalan, Pekerjaan Tambal Sulam di Ruas Jalan Pugung Tanjung Kari Diprotes Warga

Lampung Timur,Telisiknews.id – Pekerjaan Rutinitas perawatan jalan Dinas PUPR provinsi Lampung yang berupa kegiatan tambal sulam aspal jalan berlubang di ruas jalan Pugung tanjung kari, tepatnya dari desa Gedung wani sampai desa Negeri Jemanten, kecamatan Margatiga, kabupaten Lampung timur, menuai komplain dari masyarakat.

Pasalnya, disepanjang ruas jalan Pugung menuju Tanjung kari ini di jumpai sedang ada kegiatan perawatan jalan, tampak beberapa jalan berlubang dan jalan retak-retak yang belum di perbaiki, serta pekerjaan yang kurang rapi dan terkesan asal jadi.

Bacaan Lainnya

Salah satu warga sekitar mengaku sangat kecewa dengan pekerjaan yang terkesan asal-asalan tersebut.

“Iya pekerjaan nya kok kayak gitu, masak baru tambal seminggu yang lalu sekarang udah rusak lagi, memang saya lihat kemarin waktu pengerjaan nya aspal nya itu tipis banget, tolong kepada Pihak yang bekerja agar memperhatikan pekerjaan nya sayang kalo uang negara di buang sia-sia,” ungkap salah satu warga sekitar yang enggan namanya di sebutkan.

Hal senada juga disampaikan oleh Asip seorang pengendara motor yang kebetulan melintas di lokasi pekerjaan tambal sulam tersebut.

“Kurang puas sih, kerjaan Tambal sulam ini terkesan asal-asalan, benjal-benjol gak rata kayak melewati polisi tidur aja, ya memang masih banyak jalan berlubang yang belum di tambal, harus lebih berhati-hati kalau lewat jalan ini karena kalo hujan itu lubangnya gak kelihatan tergenang air,” ujar Asip saat di mintai tanggapannya mengenai pekerjaan tersebut.

Sementara itu Giono selaku kepala tukang proyek tersebut mengatakan,
“ini pekerjaan swakelola Dinas PU provinsi mas, bukan tender, kalau tender yang di kerjakan oleh rekanan itu dari simpang 4 pom bensin itu sampai perbatasan gedung wani aja, yang kami kerjakan ini mulai dari masuk desa Gedung wani sampai depan bendungan margatiga saja,” kata Giono saat di konfirmasi pada Kamis (17/11/2022).

Lebih lanjut Giono juga menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut adalah perawatan rutinitas Dinas PU,
“Ini pekerjaan rutinitas perawatan jalan dari Dinas PU Provinsi, kalau pun ada yang rusak nanti di tambal lagi, namanya perawatan ya terus kerja kalau masih ada kerusakan, kami kerja di sini udah sebulan setengah, kerja perawatan ini memang gak ada selesainya, sementara ini prioritas kami cuma tambal sulam jalan yang berlubang saja, kalau jalan retak itu walaupun parah ya nanti nunggu ada perintah dulu,” pungkas Giono.(Rmt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *