Terlibat Kasus Korupsi Peningkatan Jembatan Way Batu Tahun 2014, Seorang PNS Resmi Ditahan

Lampung Barat,Telisiknews.id – Bidang Pidsus Kejaksaan Negeri Lampung Barat telah melakukan penyerahan tersangaka dan Barang Bukti perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekerjaan Peningkatan
Jembatan Way Batu pada Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2014, pada Selasa (6/9/2022) dengan tersangka Abdullah bin Ibrahim selaku pejabat pembuat komitmen.

Menurut rilis yang dikirim Kasi Intelijen Kejari Lampung Barat, Zenericho SH., Kasus posisi perkara Tipikor  Pekerjaan Peningkatan Jembatan Way Batu pada Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2014,  sebagai berikut,

Bahwa pada hari Selasa  06 September 2022 sekira pukul 13.00 WIB telah dilaksanakan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II), dari Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Lampung Barat kepada Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Lampung Barat atas Perkara Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Peningkatan Jembatan Way Batu pada Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2014 An. Tersangka Abdullah, ST Bin Ibrahim ISSI (sebagai PPK);

Bacaan Lainnya

“Tersangka didakwakan Pasal Primair Pasal 2 Ayat (1) Jo 18 UU NO. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Koruspi sebagai mana di ubah dan di tambah dengan UU NO. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana Subsider Pasal  3 Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai mana diubah dan di tambah dengan UU No 21 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 Ayat (1) KUHPidana. selaku pelaksana Pembangunan Jalan dan jembatan Way Batu, Kec. Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2014,” paparnya.

Pelaksanaan tersebut tahap II dihadiri Kasi Pidsus Mart Mahendra Sembarang. SH., Kasi Intel Zenericho. SH., KASI Pidum Rahmat Efendi. SH.MH., kasi BB Hakim Agoeng Tirtayasa Rasoen. SH., MH., JAKSA M.Eri Fatriansyah, SH., Tersangak dengan didampingi penasehat hukum.

Dijelaskannya bahwa tersangka merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif, di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pesisir Barat sebagai Kasi Pertanahan.

Menurutnya, Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Lampung Barat melakukan penahan selama 20 (duapuluh) hari sejak tanggal 06 September 2022, sampai dengan tanggal 25 September 2022 selanjutya sekitar pukul 15.30 WIB Tltersangka Abdullah ST bin IBrahim dibawa menuju Rumah Tahanan Klas IIB Krui, oleh Seksi Tindak Pidana Khusus dengan dilakukan pengamanan oleh Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Barat dan Pihak Kepolisian Lampung Barat.

“Pelaksanaan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Tahap II berjalan lancar dan kondusif, dengan dilakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup oleh Tim Pengamanan Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Barat, dan dilaksanakan dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” tandasnya. (Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.