Tingkatkan Keamanan Polres Waykanan Gelar Patroli di Lokasi Titik Rawan

Way Kanan, Telisiknews.id – Anggota Polres Way Kanan adakan Patroli di tempat rawan khususnya di Kabupaten Way Kanan, utamanya di jalan KM5 Sampai Tembusan Jalan Lintas yang di daerah Kampung Karang Umpu sejak (11/10/2022).

Tujuan digelarnya patroli tersebut, guna menciptakan kenyamanan warga di Kecamatan Blambangan Umpu.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut digelar berdasarkan keluhan masyarakat soal rawanya jalan tembusan menuju Islamic Center Km 5 Kelurahan Blambangan Umpu menuju Kampung Karang Umpu dan langsung ditanggapi pihak Polres Way Kanan, dengan mengerahkan personelnya melakukan patroli mobile di titik – titik rawan dalam lingkaran Blambangan Umpu – Kampung Umpu Bhakti – Kampung Karang Umpu – Kecamatan Blambangan Umpu.

“ Saya Berharap dengan adanya patroli anggota kami secara mobile khususnya di titik titik rawan di 2 kampung dan 1 kelurahan di Blambangan Umpu Ini, dapat memberikan rasa aman bagi warga yang hendak menggunakan jalan jalan tembus tersebut, namun demikian, kami berharap agar pengendara juga tetap berjaga-jaga, terutama tetap menggunakan helm serta ketika melewati titik rawan tersebut jangan sendiri sendiri melainkan 2 atau 3 motor, sehingga pelaku merasa tidak nyaman, dan cepat hubungi kepolisian terdekat bila mengalami san atau mendapati tindak kejahatan di jalan,” ujar Kapolres Way Kanan AKBP Tedy Rachesna.

Diterangkanya minggu lalu, seorang warga berasal dari Kampung Karang Umpu hampir menjadi korban pembegalan saat berada di jembatan beti-beti pada ruas jalan Blambangan Umpu -Islamik Center – Menuju Kampung Karang Umpu, untungnya saat diberhentikan ia langsung menjatuhkan motor dan berlari menuju arah Islamik Center kembali dan si pembegal tidak mampu menghidupkan motornya yang memiliki kunci rahasia.

“siang itu saya meminta tolong pada ponakan saya untuk pergi ke Kampung Karang Umpu, mestinya lewat Umpu Bhakti, tetapi karena ingin cepat dan jalannya juga lebih mulus dia memilih lewat simpang tembus dari Islamik Center saat tiba di atas jembatan beti-beti yang memang sepi dia dihadang oleh 2 orang langsung meminta sepeda motornya, sadar kalau kedua orang tidak dikenalnya itu begal, ponakan saya mematikan sepeda motor sembari menjatiuhkannya kejalan, dan Ia berlari pulang seraya menelepon saya di Blambangan Umpu,“ ujar Masmodi Warga Blambangan Umpu.

“Untungnya, lanjut Masmodi, setibanya dan rombongan di tempat ponakannya itu di begal motornya masih ada, sementara pembegalnya sudah pergi, ternyata ada kunci khusus dan pembegal itu tidak mampu menghidupkan motor ponakan saya tu, “Imbuh Modi.

Jalan Tembus Islamik Center – Blambangan Umpu menuju Kampung Karang Umpu sebelumnya dikenal sangat rawan, dan bahkan seringkali warga menjadi korban begal, tetapi sampai saat ini belum ada pelaku yang tertangkap, (Sedi).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *