Warga Mekarjaya Pertanyakan Kejelasan Kendaraan BUMDES yang Dikuasai Peratin

Lampung Barat, Telelisiknews.id – Warga Pekon (desa/red) Mekarjaya Kecamatan Gedung Surian Kabupaten Lampung Barat (Lambar) pertanyakan kejelasan kendaraan Badan usaha milik Pekon (Bumpekon/Bumdes) yang terkesan menjadi kendaraan pribadi Peratin (kepaladesa/red), Dede Suherli.

Pasalnya, menurut salah seorang warga semenjak menjabat sebagai peratin, kendaraan jenis pickup tersebut seakan menjadi kendaraan pribadi oleh Dede Suherli.

Bacaan Lainnya

“Semenjak Dede jadi peratin, itu mobil dipake sendiri oleh pratin seharusnyakan mobil itu ada sama Ketua Bumdes tapi ini malah dipake sama peratin kan aneh,” ujar warga setempat Jum’at (2/12/2022).

Dengan begitu, saat Bumdes akan menggukan kendaraan tersebut harus mengambil di kediaman peratin, sementara pada peratin sebelumnya kendaraan tersebut, ada pada Ketua Bumdes karena memang kegunaannya untuk fasilitas Bumdes.

Ditambahkan Warga, awalnya si peratin tersebut hanya meminjam dua atau tiga hari saja, namun tak kunjung dikembalikan bahkan saat ini dimanfaatkan untuk kepentingan usaha pribadi anak peratin yang gagal menjadi kepala pemangku tersebut, yang memiliki usaha budaya bibit pisang dan kendaraan tersebut digunakan untuk kepentingan usaha anak peratin itu, seperti mengangkut bibit pisang dalam setiap harinya.

Saat tim mengkonfirmasi hal tersebut kepada Ketua Bumdes Beni, dia merasa bingung, menurutnya seharusnya kendaraan itu ada di Bumdes, terlebih dirinya sebagai Ketua Bumdes kerap mendapat pertanyaan dari masyarakat.

” Saya juga bingung seharusnya mobil itu ada disaya karena sampai saat saya masih Ketua tapi saya juga bingung kok Peratin udah gak ngangap saya sebagi Ketua Bumdes, sementara masarakat juga banyak nayain mobil itu, ucap Beni.

Sayangnya saat tim Telisiknews mencoba mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Dede Suherli, via WhatsApp dia terkesan no comment bahkan memblokir nomor tim telisiknews yang menghubunginya.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *